Selasa, 20 September 2011

Partai Demokrat tidak mau Tanggapi Kabar Dana Rp40 M dari Proyek e-KTP

JAKARTA - Muhammad Nazaruddin kembali berkicau soal Partai Demokrat (PD). Usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin, Nazaruddin menyebut ada aliran duit Rp40 miliar dari proyek KTP elektronik.

"Ya, dibuktikan saja. Dibuktikan saja dengan hukum. Kan sudah banyak yang dikatakannya yang tidak benar. Jadi, jangan hanya ngomong saja, disampaikan saja ke penegak hukum dengan bukti-bukti hukumnya," kata politikus Partai Demokrat, Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/9/2011).

Nazaruddin kepada wartawan kemarin membeberkan membeberkan sumber biaya kongres PD Mei 2010 lalu di Bandung. Dana-dana yang disetor itu disebut berasal dari sejumlah proyek yakni BOS (Bantuan Operasional Sekolah), dan pembangunan pembangkit PLN di Riau dan Kalimatan Timur dan proyek Hambalang.

"Lama-lama kami sudah kebal dengan kicauannya Nazar, karena sudah terlalu sering. Kita standar, ikuti saja proses hukum yang berlaku," tegasnya.

Ramadhan menambahkan partainya tidak mengklarifikasi sejumlah kader PD yang dituduh Nazaruddin ikut menerima duit haram. "Sudah terlalu banyak yang dikatakannya dan yang dikatakannya tidak akurat, tidak benar. Makanya, kita serahkan saja pada jalur hukum," ujarnya.[sumber]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar